Sunday, January 11, 2015

Horee! RS MRCCC Siloam Semanggi Terima Pasien Kanker BPJS! :D


Kabar bagus nih buat para rekan kanker pemegang kartu BPJS.

Sekarang RS MRCCC Siloam menerima pasien kanker BPJS.

Jadi ada alternatif rumah sakit untuk berobat selain RSCM dan Dharmais.

Saya lihat iklan ini di halaman 1 harian KOMPAS, Sabtu, 10 Januari 2015. Di pojok kiri bawah. Rasanya seneng banget!

Memang sudah lama saya menanti kabar bergabungnya MRCCC dengan BPJS. Soalnya, rumah sakit ini--menurut saya--rumah sakit yang baik. Dari dulu Siloam memang sudah menerima pasien Askes (sebelum namanya berubah jadi BPJS). Tinggal tunggu waktu aja untuk terima BPJS semenjak diluncurkan awal 2014 lalu. Akhirnya udah resmi deh sekarang :D

Kalo diliat dari website dan berita-berita yang ada, sih, rumah sakit ini peralatannya lengkap banget ya. Silakan browsing sendiri, canggih-canggih bener deh.  Berikut saya kutip dari laman resminya:

MRCCC’s technology is the most advanced and first-of-its-kind equipment in Indonesia, such as Phillips PET/CT, SPECT/CT, 3 Tesla MRI, 256 Multi-Slice CT Scan and Cath Lab, IBA Cyclotron and the Varian Linear Accelerator (LINAC) IX Rapid Arc supported with CT Simulator. This makes MRCCC the only one-stop comprehensive cancer centre in Indonesia MRCCC is among the first in Indonesia to run an integrated computerized and digital information system linking imaging, laboratory, pharmacy and hospital IT services.

Lengkap banget, ya! Sistem informasinya juga udah terintegrasi, jadi semuanya lebih cepat dan efisien.

Cara berobatnya gimana?

Well, jujur saya sendiri juga belom tau. Selama ini saya nganter ibu selalu ke Dharmais. Belum pernah ke MRCCC.

Yang pasti, kalau suatu RS swasta terima BPJS, kemungkinan besar gak akan digratisin penuh seperti di RS pemerintah. Artinya, kita masih harus bayar selisihnya.


*** UPDATE 10 SEPTEMBER 2015 ***

Baru aja dapet brosur Alur Pelayanan Kesehatan Peserta BPJS di MRCC Siloam Hospital Semanggi.



Untuk alur silakan liat gambar ya.

Ini saya tulisin lagi biar gampang liatnya.

Kartu yang diterima:

- BPJS dan e-ID BPJS
- Kartu Indonesia Sehat
- Kartu Jakarta Sehat
- Jamkesmas
- Askes
- Kartu Tanda Anggota Kepolisian RI
- Kartu Tanda Prajurit TNI


Persyaratan berobat peserta BPJS di RS MRCCC Siloam Semanggi (RS Khusus Kanker Tipe A):
  1. SEP (Surat Eligibilitas Peserta). Ini nanti dapet dari counter BPJS MRCCC tiap mau berobat.
  2. KTP
  3. KK
  4. Kartu BPJS (atau sesuai list kartu yang diterma di atas)
  5. Rujukan dari RS Tipe B atau Tipe C kepada MRCCC.
  6. Hasil diagnosa kanker (biasanya hasil lab Patologi Anatomi (PA)) yang diverifikasi Petugas BPJS, lengkap dengan cap dan tanda tangan petugas BPJS
  7. Surat Rujukan Luar Provinsi dari BPJS daerah asal, bagi pasien dari luar DKI Jakarta.
*** end of update 10 September 2015 ***



+++ UPDATE 10 SEPTEMBER 2015 +++

Akhirnya tanggal 6-8 September 2015 kemarin Ibu dirawat di MRCCC  :)

Silakan dibaca-baca di Dirawat di MRCCC Siloam Semanggi

Ada review juga di Review RS MRCCC Siloam Semanggi

+++ end of update 10 September 2015 +++



***UPDATE 14 APRIL 2015***

Tadi pagi saya mengunjungi counter BPJS di RS Siloam MRCCC. Ternyata benar bahwa mereka menerima pasien BPJS penyandang kanker.

GRATIS semuanya dicover. Semuanya. Dokter, lab, obat, rawat inap, kemo, seeemuanya :')

Yang penting bawa dokumen BPJS lengkap sebagaimana di rumah sakit yang sekarang. Harus ada rujukan ke Siloam MRCCC, patologi anatomi (PA) positif kanker, dan kalo bisa bawa resume medis, jadi dokter di Siloam bisa tau dan lanjutin treatment-nya.

Tadi saya juga sempet ngunjungin apotik dan lab, untuk pastiin ketersediaan obat yang biasa dipakai oleh Ibu, yaitu Alkeran (melphalan) dan Bonefos IV. Yang Bonefos ada, tapi Alkeran tinggal 14 tablet. Kalau mau harus order, tiga hari kemudian baru tersedia.

Dokternya juga terbatas. Hanya yang masuk di list BPJS. 

Di Dharmais, dokternya Ibu adalah dr. Nugroho. Beliau praktik juga di Siloam MRCCC, tapi tidak termasuk di list dokter BPJS. Konsultan Hematologi-Onkologi Medik yang termasuk adalah dr. Toman L. Toruan dan dr. Andhika Rahman. Jadi, kami hanya bisa memilih 2 itu. (Semuanya sore-sore beneeer baru mulai jam 5 huhu)  Tapi, kata rumah sakit, kami tetap bisa konsultasi ke dr. Nugroho tanpa memakai BPJS (artinya bayar sendiri). Rate-nya antara 250 sd 500 ribu-an.

Rumah sakitnya enaaak banget. Bersih, modern, dan cakep. Lebih cakep dan nyaman dari RSPI. Ada Starbucks (saya gak ngopi sih, paling makan di warteg depan haha!) dan Books & Beyond di lobi utama. 

Di counter BPJS, antriannya juga dikit. Bahkan nyaris gak ada. Paling banyak cuma 10 orang lah. Bayangin kalo di Dharmais. Dapet nomor 200-an aja udah alhamdulillah :p

Kemungkinan besar kami akan pindah ke Siloam MRCCC. Pertimbangan utama adalah lokasi dekat dan antrian sedikit, jadi lebih efisien waktu dan energi. Terutama untuk Ibu.

Minggu ini Ibu akan lab dan konsul rutin di Dharmais. Kami akan minta pendapat dr. Nugroho dulu. Semoga lancar :)

Karena BPJS sudah meng-cover 100%, tadi saya gak tanya-tanya lagi soal asuransi swasta lainnya. 

Good luck rekan penyandang kanker lain :)

***End of update 14 April 2015***



^^^ UPDATE 17 APRIL 2015: 

Saya dan Ibu sudah diskusi tentang rencana pindah dari Dharmais ke MRCCC, dan keputusannya adalaaah... kami GAK JADI PINDAH KE MRCCC  :) 

Kalo mau tau ceritanya, silakan klik link tadi ya :)  ^^^

^^^ end of update 17 April 2015 


Kalau kamu juga punya asuransi kesehatan lain selain BPJS, bisa pake sistem koordinasi manfaat (coordination of benefit, atau CoB). Nanti kekurangan yang gak dicover BPJS dibayar oleh asuransi yang satunya. Jadi biaya bisa ditekan serendah mungkin, bahkan bisa gratis.

Udah banyak asuransi swasta yang bekerja sama dengan BPJS, antara lain:
  1. Arthagraha General Insurance
  2. Astra Buana
  3. Avrist Assurance
  4. AXA Financial Indonesia.
  5. AXA Mandiri Financial Service
  6. Bina Dana Arta
  7. Generali Imdonesia
  8. Inhealth Indonesia
  9. Jiwa Central Asia Raya
  10. Jiwasraya (Persero)
  11. Lippo Insurance
  12. Mega
  13. Mitra Maparya
  14. Multi Artha Guna.
  15. Sinar Mas
  16. Sinarmas MSIG
  17. Takaful Keluarga
  18. Tugu Mandiri
  19. Tugu Pratama Indonesia
Itu info resmi dari thread kaskusnya BPJS per Juni 2014. Kalo mau lebih lengkap, silakan tanya ke asuransi masing-masing, dan ke MRCCC juga.

Tanyain:
  • Prosedur admission (masuk rumah sakit untuk rawat jalan/inap).
  • Mekanisme bayar dokter, obat, lab, dll. (Kemungkinan besar CoB akan pake metode reimburse, bukan kartu. Syaratnya apa aja.)
  • Limitnya berapa per perawatan. Dan per tahun, kalau ada.
  • Mana yang dicover BPJS, mana yang dicover asuransi swasta. Berapa.
  • Mana yang gak dicover alias harus bayar sendiri.
  • Dll.

Oh ya, buat info aja, nih. Selain 19 asuransi tadi, Siloam juga punya asuransi sendiri. Namanya Mediplus.

Asuransi Mediplus ini bikin penasaran banget. Soalnya, rawat inap dan rawat jalan seluruhnya ditanggung sesuai tagihan, tanpa limit tahunan (baca: gratis! semua-muanya!) Asalkan di jaringan RS Siloam. Preminya pun tergolong murah. Satu orang dewasa 3,78 juta/tahun. Pasangan suami-istri 5,98. Satu anak 6,98, dua anak 7,98. 

Gak ribet, gak perlu medical check up. Langsung disetujui dan semua penyakit pre-existing dicover, kecuali 4:
  1. Kanker/keganasan
  2. Ginjal kronis
  3. Bedah jantung
  4. Bedah syaraf dan otak
Itu pun cuma sembilan bulan pertama doang. Gak pake setahun.

Lho. Tapi kok kankernya justru gak dicover?

Dari yang saya baca, di 9 bulan pertama memang gak akan dicover. Karena itu termasuk pengecualian. Nanti, setelah lewat 9 bulan akan dicover, tapi gak semuanya. Maksimum 60% dari total tagihan per perawatan. Ada limit tahunannya juga, yaitu maksimum Rp 30 juta.
  • Gimana mekanismenya kalo kita pake BPJS + Mediplus?
  • Apa aja yang dicover? (Kamar, dokter, obat, lab)
  • Jika per perawatan kanker habis Rp 50 juta, berapa yang akan dicover Mediplus?
  • Apakah perawatan selanjutnya akan dicover lagi setelah itu?
  • Bisa gak kalo cuma untuk lab doang, atau konsultasi dokter doang, tanpa terus-menerus berobat di situ? (Jadi kalo mau kemo/operasi pindah ke RSCM/Dharmais, soalnya di MRCCC takut mahal.)
Ini yang mau saya tanyain ke MRCCC besok pagi InsyaAllah. Kebetulan Ibu ada jadwal lab, kalo bisa di situ, ya gak usah antri lama di Dharmais :)

Stay tuned ya! InsyaAllah saya update :)

Ini brosur Mediplus (di-klik aja)







**Ibu saya memiliki multiple myeloma sejak tahun 2011, dan rutin kontrol di RS Kanker Dharmais, Jakarta Barat. Silakan klik menu "Multiple Myeloma" untuk melihat postingan terkait MM. Semoga kita bisa saling mengenal dan saling menguatkan :D

Baca Juga:
Review RS MRCCC Siloam Semanggi
Dirawat di MRCCC Siloam Semanggi

32 comments:

eko gunawan said...

serius nih, kok sabtu tanggal 10 february sih?
sabtu bukanya 7 february ya? 2015

Widya said...

Wah salah ketik, maksudnya 10 Januari, ahaha..
Udah dibenerin tuh.. Makasih ya kak!

kalipengging said...

BPJS gak bisa dicombine dengan Mediplus. Kalau asuransi Lippo lainnya baru bisa:)

Widya said...

O gitu ya? Jadi BPJS cuma bisa dipake sendiri. Kalo yang Mediplus bisa di-combine sama asuransi Lippo lainnya. Okaay makasih banyak Kalipengging! :D Boleh dong share kalo ada pengalaman atau info lengkapnya lagi :D

herbayu prabowo said...

Mba aku baca di banner yang di atas, kanker otak ga di cover ya mba.atau tumor otak ganas gitu mba. Mohon pemcerahan nya yah mba. :)

buat lebih jelas nya aku harus contact ke siloam mana nya ya mba ? Ada nomor nya kah ?

Widya said...

Halo Mas Herbayu, makasih ya udah visit dan komen. Bisa hubungi MRCCC Siloam langsung di +62 21 29962888

Orang-orangnya ramah dan atentif banget kok :)

Alamat lengkapnya di Jl. Garnisun Dalam No. 2 – 3, Semanggi, Jakarta Pusat, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12930, Indonesia

Belakangnya Plaza Semanggi.

Atau kalo mau coba yang dicover semua-muanya ya di Dharmais. Meski lama ya antrian BPJS-nya :)

Semoga membantu :D

herbayu prabowo said...

Mba Widya,

Makasih banyak mba atas tanggapan nya.

Mba, ada yang aku mau tanya lagi mba, tapi bingung kalo nanya nya disini.

kalo boleh aku minta nomor hape mba, nanti aku telpon. InshaAllah aku ga ganggu mba. Paling aku telpon ga lebih dari 5 menit. itu kalo mba berkenan yah mba :)

ini email aku mba : herbayu.prabowo@gmail.com

makasih mba atas tulisan di blog ini :)

Widya said...

Hai Herbayu, maaf baru balas, kelewat! Boleh banget tapiii ngobrolnya ke widyawuri@gmail.com aja ya :D Cheers!

frederika martha tungka said...

Mbak, sy penderita kanker payudara. Sdh dioperasi bln Juli 2014 dan lnjt dgn radiasi di RSK Dharmais. Skrg sy hrs kontrol tiap 3 bln. Pertanyaan sy, apakah boleh jika sy pindah kontrolnya di RS MRCCC ? O ya...sy tinggalnya di kota Pontianak KalBar. Trm ksh sblmnya...salam hormat utk ibunda nya...semoga sehat sll. Aamiin

frederika martha tungka said...

Mbak, sy penderita kanker payudara. Sdh dioperasi bln Juli 2014 dan lnjt dgn radiasi di RSK Dharmais. Skrg sy hrs kontrol tiap 3 bln. Pertanyaan sy, apakah boleh jika sy pindah kontrolnya di RS MRCCC ? O ya...sy tinggalnya di kota Pontianak KalBar. Trm ksh sblmnya...salam hormat utk ibunda nya...semoga sehat sll. Aamiin

Widya said...

Halo Ibu Frederika,

Menurut petugas BPJS di MRCCC Siloam, boleh pindah kok dari Dharmais ke MRCCC. Syaratnya ada rujukan dari dokter Dharmais ke MRCCC.

Selain itu, berkas BPJS lainnya juga harus lengkap ya. Dan jangan lupa minta resume medis, supaya dokter di MRCCC bisa tau sudah sampai mana, dan tinggal melanjutkan.

Pas kontrol selanjutnya, coba diskusi saja dgn dokter Ibu tentang rencana pindah ini. Sekalian minta rujukannya. Dengan dokter siapa di Dharmais? Dr Ronald ya :D

Sudah saya sampaikan salamnya ke Ibu :) Terima kasih dan salam kembali dari beliau. Ibu juga mendoakan semoga Ibu Frederika sehat selalu. Dan semoga Allah swt memberi kita yang terbaik. Amiin :)

nauval yusuf said...

mba widya klu BPJS bisa terima luar kota ato provinsi gaa? sy pnya sodara penyakit kanker tepat y d tinggal d bandung
trmksh..

Widya said...

Mas Nauval Yusuf, bisa Mas :D Coba tanyakan ke BPJS setempat ya prosedur lengkapnya :)

lylyseafarch said...

Mba, ibu saya baru di diagnosis penyakit kanker payudara. Dua2nya dah kena. Blm di bilang stadium brp tp dahnyebar ke hati. Baru terdiagnosa kemarin. Ibu sekarang di rawat di rs lokal di lampung via asuransi kantor. Tp di sini ibu cuma kemo gk di operasi. Dan denger2 asuransi katanya mau lepas claim untk keluarga. Mba bener siloam bener2 nerima pasien bpjs dan di gratiskan khususnya operasi dan kemo ? Blh minta no kontak mba ? Saya mau ngobrol. Mungkin kl ibu di rawat di jakarta n sama2 di rawat di jakarta dan sama2 bisa share info kl mba gk keberatan. BBM saya 760D973F. Trims banyak info diatas ya mba.

Widya said...

Halo Mbak Lyly,
Beneran kok Mbak, MRCCC Siloam Semanggi terima BPJS :) Kalo mau telfon di 021-29962888 nanti minta disambungkan ke counter BPJS-nya. Syaratnya, ada rujukan dari Puskesmas dan RSU setempat. Sama aja sih syaratnya seperti BPJS biasa, tapi kalo mau pindah provinsi dari Lampung ke Jakarta pasti ada syarat tambahan. Saya gak terlalu paham soal ini, coba Mbak pastikan ke kantor BPJS setempat.
Selain MRCCC, di Dharmais juga banyak banget rekan sesama kanker payudara :)
Aku gak punya BBM mbak, minta email mbak aja ya nanti kuhubungi insyaallah.
Makasih udah visit ya Mbak. Tetap semangat untuk Ibu :)

ayu astuti said...

Mbk, kalau Askes kira2 msh bisa nerima ga ya di Siloam ini?

Widya said...

Bisa Mbak. BPJS itu kan Askes yang ganti baju :)

cahya prananda said...

apakah utk bulan ini PET SCAN masih dicover BPJS?
Mohon informasinya. terima kasih

Widya said...

Mas Cahya, saya belum pernah PET Scan. Jadi belum tahu gimana. Mas Cahya bisa telfon Siloam Semanggi 021-29962888 atau BPJS di 500400 untuk memastikan. Mudah2an bisa dapet jawabannya. Semoga membantu ya Mas.

cahya prananda said...

Baiklah kalau begitu.. terima kasih atas informasinya.. 👍

putriss vita amalia said...

Ibu saya di diagmosa kanker lambung km sdh mngurus bpjs ibu tuk brobat di dharmais tp baru mau tindakan ct scan dn thorax saja hrs menunggu 2 minggu antrian bpjs apakah di siloam jg spt itu km mau yg terbaik tuk pengobatan ibu klo hrs slalu antri disetiap tindakan takut membahayakan jg ...mohon saran dn masukanya mba

wati watie said...

Beneran bisa pake bpjs

wati watie said...

Beneran bisa pake bpjs

Widya said...

Iya beneran bisa kok mbak :)

Widya said...

Iya Mbak memang Dharmais antrinya panjang banget. Siloam lebih sedikit, tapi ya dokternya pun lebih sedikit juga pilihannya. Mau pilih mana, lebih baik Mbak diskusi langsung dengan Ibunda, biar sama-sama sreg... Ibu saya sampai sekarang masih kontrol di Dharmais... Tapi kalo ada yang perlu cepet, mungkin kami akan ke Siloam...

xavera lin said...

siang mba widya, sy Vivi dr Jambi.. sy di vonis terkena kanker tyroid.. mo nanya mba kl di mrccc, kira2 kl sy mo nanya dokter yg gabung dengan bpjs tlp na ke mana yh? makasih...

Cara Mengobati Tumor Payudara Tanpa Operasi said...

terima kasih banyak sudah berbagi pengalamannya senang bisa menyimak !

Sinta Cyrano said...

Hallo Mba, bapak saya terkena kanker prostat, dan berencana menggunakan BPJS karena kalau biaya pribadi mahal sekali biaya nya, boleh sharing atau bisa dibantu untuk dijelaskan gimana proses nya di Siloam? Karena saat ini kami terombang ambing mengikuti proses di Dharmaisyg ga tentu.

Appriciate your help

Thanks, Sinta

Sanneria Siregar said...

Mbak mau tanya apakah pemeriksaan bonescan di rs siloam semanggi dicover sama bpjs? Saya diminta dr saya utk bonesvan di rs siloam
Mohon info mbak.

Sanneria Siregar said...

Mbak mau tanya apakah pemeriksaan bonescan di rs siloam semanggi dicover sama bpjs? Saya diminta dr saya utk bonesvan di rs siloam
Mohon info mbak.

BUDI KUNCORO said...

Mbak saya Vikko apakah MRCcC siloam bisa buat kangker kelenjar getah bening mba pake bpjs

BUDI KUNCORO said...

Mbak saya Vikko apakah MRCcC siloam bisa buat kangker kelenjar getah bening mba pake bpjs

Popular Posts